Selasa, 09 April 2013
Fundamental Android
Aplikasi android ditulis dalam bahasa pemrograman
java,dan mengompilasi kode bersama dengan data resources dan file yang dibutuhkan oleh aplikasi dibundel kedalam
paket android, file arsip ditandai dengan .apk.
Dalam paket sistem operasi
android tediri dari beberapa unsur seperti tampak pada gambar 2.4. Secara
sederhana arsitektur android merupakan sebuah kernel Linux dan sekumpulan
pustaka C / C++ dalam suatu framework yang menyediakan dan mengatur alur proses
aplikasi.
Gambar: Arsitektur Android.
bersambung, tunggu kelanjutan postingan berikutnya.
verify my claim token from technorati
Apr 09, 2013. Technorati will need to verify that you are an author of the blog by looking for a unique code. Please put the following short code MHYGMVT7GMEF within a new blog post and publish it. This code must appear in the published post and it must also appear in your corresponding RSS feed once published. Once it is published, use the "Verify Claim Token" button on this page to tell Technorati your blog is ready for Technorati to verify the claim token and proceed to final review.
claim blog di technorati : MHYGMVT7GMEF
claim blog di technorati : MHYGMVT7GMEF
Senin, 01 April 2013
Install ADT Plugin Pada Eclipse
Dalam postingan sebelumnya sudah saya bahas mengenai sistem operasi android, dimana sistem operasi tersebut mempunyai kelebihan diantaranya, pengguna (user) hape android bisa membangun dan merancang aplikasi sendiri dimana kelebihan ini tentunya tidak dimiliki oleh sistem operasi yang lain, maka dari itu aplikasi berbasis android sangat banyak kita temui di dunia maya karena masing-masing pengguna bisa mengembangkan aplikasi sendiri.
Dalam membangun dan merancang sebuah aplikasi tentunya pengguna (user) menguasai bahasa pemrograman java, dimana secara keselurahan pembuatan aplikasi berbasis android menggunakan bahasa pemrograman java dan xml, selain itu pihak pengembang juga menyediakan software pendukung untuk pembuatan aplikasi secara bebas(free) yang bisa didownload di situs resmi, diantaranya : Eclipse IDE, ADT Pugin dan Android SDK sehingga mempermudah pihak pengguna untuk membuat aplikasi sendiri, akan tetapi sebelum memulai pembuatan aplikasi hendaknya pengguna memastikan bahwa laptop atau komputer sudah di install Java Runtime Environment, dan kalaupun belum terinstall jangan khawatir karena pihak pengembang (oracle) menyediakan gratis yang bisa didownload di website resmi oracle : http://www.java.com/en/download/index.jsp
setelah semua yang dibutuhkan sudah lengkap, sekarang saya kasih tau cara koneksi ADT Plugin ke Eclipse, silahkan baca baik-baik dan ikuti step stepnya dengan baik, jangan lupa koneksi internet harus aktif.
- Buka aplikasi eclipse, kemudian pilih menu Help> Install new software seperti tampak pada gambar dibawah ini.
- Klik add di sudut kanan atas
- Setelah itu akan muncul dialog box add repository,
- Untuk kolom nama, silahkan diisi bebas contoh: android, ADT plugin dll, kolom location silahkan klik archive kalau anda sudah download ADT Plugin dan cari file ADT yang anda downlaod sebelumnya dan usahakan file nya masih berbentuk .rar, kalau anda belum download silahkan komputer anda koneksikan dengan internet dulu setelah itu di kolom location anda ketik alamat url : https://dl-ssl.google.com/android/eclipse/, ketika proses alamat tersebut tidak teridentifikasi bisa anda ganti dengan menghilangkan huruf "s" yang terdapat pada alamat url tersebut "https" menjadi "http"
- Setelah itu klik OK.
- jika proses selesai dan tidak ada kendala maka akan muncul dialog box seperti gambar dibawah ini: silahkan centang/check box pada semua pilihan, lalu klik next.
- Setelah itu akan muncul dialog box lagi yang isinya adalah beberapa file yang harus didownload, dan klik Next.
- Setelah itu akan muncul dialog box lagi, yang intinya meminta persetujuan penginstalan, kalau setuju silahkan klik I accept, lalu klik finish.
- Tunggu sampai proses selesai, setelah itu restart eclipse dan ADT Plugin sudah berhasil diinstall ke eclipse dan selanjutnya bisa digunakan untuk pembuatan aplikasi android.
ADT Plugin
ADT Plugin atau Android Device Toolkit Plugin,
adalah sebuah plugin yang berfungsi untuk mengkoneksikan atau menghubungkan
Eclipse IDE dengan Android SDK dimana pada dasarnya pembuatan android project
pada Eclipse IDE tidak bisa dilakukan tanpa Android SDK, untuk menghubungkan
Eclipse IDE dan Android SDK dibutuhkan ADT Plugin, setelah penginstalan ADT
Plugin dilakukan maka kita bisa men-develop .apk, dengan artian android project
bisa kita buat menggunakan Eclipse IDE dan hasil android project berupa file
.apk.
Aplikasi ini bisa didownload langsung diwebsite resmi : http://www.developer.android.com/tools/sdk/eclipse-adt.html
Eclipse IDE (Integrated Development Environment)
Dalam pengembangan aplikasi Android biasanya para pengembang (developer
Android) menggunakan Eclipse sebagai Integrated Development
Environment (IDE). IDE merupakan program komputer yang
memiliki beberapa fasilitas yang diperlukan dalam pembangunan perangkat lunak.
Eclipse tersedia secara bebas untuk merancang dan mengembangkan aplikasi
Android. Eclipse merupakan IDE terpopuler dikalangan developer Android, karena
Eclipse memiliki Android plug-in lengkap yang tersedia untuk mengembangkan
aplikasi Android. Selain itu, Eclipse juga mendapat dukungan langsung dari
Google untuk menjadi IDE pengembangan Android, membuat project android di mana source software langsung dari situs resminya Google.
Selain Eclipse dapat pula menggunakan IDE Netbeans untuk pengembangan aplikasi android. Namun menurut saya lebih baik menggunakan Eclipse, karena akan
dipermudah saat melakukan pengkodingan.
Sampai saat ini Eclipse memiliki 4 versi package, yaitu : Indigo Package, Helios Package, Galileo
Package, Ganymade Package, dan Europa Package. Pengguna android bisa langsung download pada situs resmi Eclipse yaitu http://www.eclipse.org/ untuk mendapatkannya secara gratis. Aplikasi android dapat dikembangkan pada sistem operasi, diantaranya :
- Windows XP, Seven dan Vista.
- Mac OS X.
- Linux.
Gambar.
merupakan gambar tampilan awal aplikasi eclipse ketika dijalankan untuk memulai
pembuatan aplikasi android.
Android SDK (Sofware Development Kit)
Android SDK merupakan sebuah tools yang diperlukan
untuk mengembangkan aplikasi berbasis Android menggunakan bahasa pemrograman
Java. Pada saat ini Android SDK telah menjadi alat bantu dan API ( Application Programming Interface )
untuk mengembangkan aplikasi bebasis Android. Android merupakan subset perangkat lunak
untuk telepon genggam yang meliputi sistem operasi, middleware dan aplikasi kunci yang di release oleh Google.
Aplikasi ini bisa di donlot langsung di situs resmi : http://www.developer.android.com/sdk/
The Dalvik Virtual Machine (DVM)
Salah
satu elemen kunci dari android adalah Dalvik Virtual Machine (DVM). Android
berjalan di dalam Dalvik Virtual Machine (DVM) bukan di Java Virtual Machine
(JVM), sebenarnya banyak persamaannya Java Virtual Machine (JVM) seperti Java
ME (Java Mobile Edition), akan tetapi android menggunakan virtual machine
sendiri yang dikostumisasi dan dirancang untuk memastikan bahwa beberapa fitur
bisa berjalan lebih efisien pada perangkat mobile
(telepon genggam).
Semua
hardware yang berbasis android
dijalankan dengan menggunakan dalvik virtual
machine untuk eksekusi aplikasi, pengembang tidak perlu khawatir tentang
implementasi perangkat tertentu . Dalvik Virtual Machine mengeksekusi executable file, sebuah format yang
dioptimalkan untuk memastikan memori yang digunakan sangat kecil. The executable file diciptakan dengan
mengubah class java dan dikompilasi menggunakan tools yang disediakan dalam Android SDK, tampilan virtual
machine saat dijalankan seperti gambar
2.2 berikut :
Gambar. The Dalvik Virtual Machine.
Gambar 2.2 merupakan tampilan emulator pada saat menjalankan
aplikasi yang dibuat dan untuk mengetahui seberapa jauh aplikasi tersebut bisa
dijalankan dengan baik atau tidak.
Sistem Operasi Android (Android Operating System)
Android
merupakan system operasi yang dikembangkan untuk perangkat mobile berbasis Linux. Pada awalnya system operasi ini dikembangkan
oleh Android Inc. yang kemudian dibeli oleh Google pada tahun 2005.
Pada tahun 2007
android mulai dikembangkan dan
dibentuklah Open Handset Alliance (OHA), sebuah konsorsium dari beberapa
perusahaan, yaitu Texas Instruments, Broadcom Corporatio, Google, HTC, Intel,
LG, Marvell Technology Group, Motorola, Nvidia, Qualcom, Samsung Electronics,
Sprint Nextel dan T-Mobile dengan tujuan untuk mengembangkan standar terbuka
untuk perangkat mobile. Pada tanggal
9 Desember 2008 diumumkan bahwa 14 anggota baru akan bergabung dalam proyek
pengembangan android, termasuk PacketVideo , ARM Holdings, Atheros
communication, Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson,
Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc.
Sistem
operasi android dirilis sebagai berikut :
- Android versi 1.1, Dirilis pada tanggal 9 Maret 2009 oleh google yang dilengkapi dengan pembaruan jam alarm dan voice search.
- Android versi 1.5 (Cupcake), Dirilis pertengahan mei 2009 dengan banyak pembaruan diantaranya kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera , dukungan Bluetooth A2DP dan yang lainnya.
- Android versi 1.6 (Donut), Dirilis September 2009 dengan menampilkan proses
pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai
indicator dan control applet VPN dan
resolusi WVGA.
- Android versi 2.0/2.1 (Enclair), Diluncurkan
pada 3 Desember 2009 dilakukan perubahan yaitu pengoptimalan hardware, perubahan user interface (UI) dengan browser baru dan dukungan HTML5.
- Android versi 2.2 (Frozen Yoghurt/Froyo), Pada tanggal 20 Mei 2010
kembali diluncurkan ponsel android versi 2.2 (Froyo) perubahan yang dilakukan meliputi optimasi kecepatan, memori, dan
kinerja system operasi secara keseluruhan.
- Android versi 2.3 (Ginger Bread), 1
Desember 2010 Google kembali meluncurkan versi terbaru yaitu Android versi 2.3.
Pada versi ini peningkatan daya, control melalui aplikasi, penggunaan multiple
kamera, peningkatan performa dan penambahan sensor seperti gyroscope.
- Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb), Versi ini berbeda dengan versi – versi sebelumnya. Versi ini dirancang khusus untuk PC Tablet sehingga memiliki user interface yang berbeda dan mendukung ukuran kayar yang lebih besar. Selain itu, pada versi ini memungkinkan penggunaan multiprosesor dan akselarasi perangkat keras untuk grafis, versi berikutnya yang muncul yaitu versi Ice Cream pada kuartal keempat 2011.
- Android versi 4.0 (Ice Cream Sandwich), Android Jelly Bean yaang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat. Tak ketinggalan Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni Google Nexus 7.
- Android versi 4.1 (Jelly Bean), Android Jelly Bean yaang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat. Tak ketinggalan Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni Google Nexus 7.
- Android versi 4.2 (Jelly Bean), Fitur photo sphere untuk panaroma, daydream sebagai screensaver, power control, lock screen widget, menjalankan banyak user (dalam tablet saja), widget terbaru. Android 4.2 Pertama kali dikenalkan melalui LG Google Nexus 4